Get me outta here!
Showing posts with label keluargaku lophe lophe. Show all posts
Showing posts with label keluargaku lophe lophe. Show all posts

Friday, January 10, 2014

Bungkam Rajutan Asaku, Lalu Pergilah ia..

Lepaskan semua lelah yang telah mencampuri hati..
Biarkan aku bersendiri dengan sederet luka yang membekas.
Cermin menggumamkan tanya nya, mengapa sayap hati itu patah..
Sedang perjalanannya seharusnya masih panjang..

Jiwanya yang dulu teduh menenangkan,
Meyakinkan batin menyerahkan hatinya..
Dalam cemas yang menyublim jadi rindu yang mengayam rantai cinta..
Membuat ikatannya kuat tak seperti rantai, tapi menyulap sekokoh baja !

Namun sekejap kasihnya memudarkan rasa..
Semudah dia datang, semudah itu raganya pergi..
Sepergi raganya, cinta yg dia tanam tertinggal direlung relung hati.
Terperanjat dalam asa, terlanjur mengakar dalam tiap doa..

Masih tentang dia..
Masih tentang rindu..

Created By,
Alfia Unsah


Friday, January 3, 2014

Kesedihan Takkan Abadi


Maka tersenyumlah wahai diri...Roda kehidupan selalu berputar ada kalanya bahagia terasa,,sedih merintih dan juga airmata..Tapi taukah kamu,,ada Dia yang slalu menatapmu lembut yang tau mana yang terbaik untukmu..Dia memberi apa yang engkau perlukan bukan yang engkau inginkan..



Maka tersenyumlah wahai diri...Semua yang terjadi juga kerana kehendakNya,,semua yang berjalan sesuai rencanaNya..IlmuNya meliputi segalanya dan kau tak mungkin menjangkaunya jadi untuk apa kau resah untuk sesuatu yang belum pasti kejadiannya..Bukankah janjiNya itu pasti??Dialah Allah Yang Maha Mengetahui


Maka tersenyumlah wahai diri...Ada Dia yang Maha Pemberi,,dan Dia memberikan kepadamu segala apa yang kau mohonkan kepadaNya..Dan jìka kau menghitung nikmat Allah,,nescaya kau tak kan mampu menghitungnya,,maka bersyukurlah...


Maka tersenyumlah wahai diri...Hidup terus berjalan meski kadang hati tak menginginkan,,yang dicinta kan pergi yang didambakan hilang,,maka dekatkanlah dirimu denganNya dengan Dia yang Maha Kekal...


Maka tersenyumlah wahai diri...Hamba memang rapuh dalam langkah,,kadang tak setia kepadaNya..Tapi tetap gantungkan harapan dan asamu kepadaNya Dia Yang Maha Kuasa,,kau tak kan kecewa


Maka tersenyumlah wahai diri...Ini ujian dariNya dan Dia tak kan menguji hamba melebihi kemampuannya..Tapi bukankah manusia itu memang diuji untuk mengetahui mana yang paling bertaqwa kepadaNya,maka tetaplah istiqomah...


Maka tersenyumlah wahai diri...Masih banyak lagi saudaramu yang jauh lebih sakit dan menderita,,selalu ada hikmah dibalik musibah selalu ada kemudahan setelah kesulitan,,semua pasti indah pada waktunya..Maka bersabarlah...
"maka tersenyumlah wahai diri … semua yang terjadi akan berakhir dan kembali kepadaNya"

Monday, December 30, 2013

Menoleh ke Belakang Tahun 2013, For a Better Life in 2014

Selamat Tahun Baru 2014 :)

Tahun 2013 akan berakhir, sebagai penghormatan akan pencapaian diri sendiri, sedikit menengok ke belakang sebentar ada baiknya. Setidaknya untuk mengecek seberapa besar pencapaian tujuan hidup hampir terlaksana. Dan juga untuk mengukur kemampuan diri, mana yang memang tidak bisa dilakukan dan mana yang semestinya bisa dilakukan.

Menoleh kebelakang.......

1. Karir ditahun 2013
     Diawali dengan memutuskan hubungan kerja di Sebuah perusahaan kontraktor besar menjadi pilihan berat diawal tahun, dan bekerja di perusahaan riset malah membuatku semrawut dengan jam kerjanya yang menggila, dari jam 9 pagi bisa ngelembur sampai jam 9 malam, karena worried sama kesehatan diri sendiri, alhasil setelah training 3 bulan, milih untuk caw caw caw dan sekarang sedang duduk manis sebagai Accounting Branch di perusahaan digital printing. Dikasih kepercayaan untuk mengontrol 2 cabang dan sebentar lagi nambah 1 cabang, Jadi total kontrol 3 cabang. Saat ini sih masih banyak belajar untuk beradaptasi dengan yg namanya *deadline* karena sekalipun job desk menumpuk, harus pinter pinter milih mana yang harus diprioritaskan. 

    Harapan Tahun ini, harus bisa lebih ikhlas dalam bekerja, belajar *suka* sama pekerjaan. Karena ternyata, pekerjaan yang dilakukan dengan bahagia, maka hasilnya akan membahagiakan (entah nominalnya, entah rasa hati saat menerima hasilnya, ga dissapointed laaah). Lain hal kalau kerjanya ngeluh mulu, malah bisa membuat pekerjaan ga beres dan saat terima salary juga bete :D

2. Keluarga ditahun 2013
    Tahun tanpa Mamah.. Yeah mungkin gak juga, karena sekalipun raganya gak keliatan lagi, pelukan hangat nya ga bisa dirasain lagi, tapi sepertinya doa doanya semasa hidup masih menjagaku sampai detik ini, Alhamdulillah yah :) Waktu bersama bapak sangat banyak, tapi sayang, aku belum bisa ngasih yang terbaik buat bapak. Baru beberapa sih, tp belum lega, masih banyak list ini itu yang mau dipersembahkan buat buat. Loving you as always dad :*



    Harapan tahun ini, bisa lebih membahagiakan bapak, lebih menghargai keberadaan bapak, lebih memperhatikan bapak. Pokoknya give the best for him !!!!!!!!!!!!!!!! Coiayooooww

Demikian, cara sederhanaku menoleh kebelakang...
Barakallahu fiikum.. Semoga tahun depan better banget, more more more and more :D





Thursday, December 19, 2013

Just Trust it, You'll Get It !

Mencapai sesuatu yang kita inginkan, yang kita harapkan, yang kita dambakan dalam hidup, tentu tidak mudah. Sebagian diantara kita tak berani bermimpi, sebagian lain terus bermimpi dan hanya bermimpi, sebagian yang lain bermimpi dan berjalan menapaki jalan jalan menuju mimpinya.

Lantas apa yang perlu dilakukan agar dapat sampai ke titik pencapaian itu ?

Usaha keras bukan jawaban tepat, tapi ada yang lebih tepat yaitu KEYAKINAN. Karena keyakinan akan sangat berpengaruh pada diri kita, pada apa yang kita pikirkan dan apa yang kelak kita lakukan. Saat keyakinan sudah memenuhi diri kita, maka yang sulit akan menjadi mudah, segala resiko akan dihadapi dengan bijak.

Maka yakinlah dengan mimpi kita, yakinlah dengan kemampuan kita, dan yang terpenting dari yang paling paling penting, yakinilah, kita masih memiliki RABB yang tidak pernah tidur saat kita sedang kelelahan atas kerja keras kita, RABB yang senantiasa menyaksikan keikhlasan dan ketegaran kita. RABB yang berjanji bahwa siapa yang bersungguh sungguh maka dia dapat, dan everybody know janji NYA pasti terbukti, beautiful in it’s time J


Friday, November 15, 2013

Mom, I Miss You as Always :')

Saat gelap memeluk erat erat,
Seakan jiwa terjun bersama dingin malam yang hitam pekat..
Terkapar, diam, menangis, lalu tersenyum simpul..
Jiwaku menyelundupkan rindu terlalu banyak !

Angan menghambarkan semua kilaunya,
Cermin yang memandangi lurus, gambarkan bunga yang mahkotanya memudar warna..
Seakan bunga itu malu, maka ia menguncupkan indah mahkotanya..
Tapi ia bukan malu, ia hanya tertimpa rasa yang besar, yg sangat besar. Bernama rindu..

Seperti film documenter, semua tampak jelas !
Wajahnya teduh, senyumnya hangat, pandangannya menenangkan..
Tapi waktu membunuhnya, dan membuatnya hilang dari pandanganku..
Penyakit biadab itu, memaksa dia pergi dariku,
Agar rasa sakitnya hilang, berat ! tapi ku relakan ia terlebih dahulu bermain ditaman firdaus..

Mom,
Do you see how much i need you right now ?

Thursday, January 31, 2013

Hay Sista, Diamku Selesai !!!

Okay, diamku usai !

Mari kita saksikan kawan sauda saudari,, ahahaha..

Mari mulai lepas alas kaki, copot rasa takut yang menggelayut, kabooor dari zona aman. Yihaaa, menarik nafas panjaang lalu buang perlahan. Satu minggu adalah waktuku. Dan akan ku pakai baik baik ! Tanpa bantuanmu saodarooo !

Mungkin diamku berlebihan, kesalku sampai bertumpuk tumpukkan. Aku diam kau bilang aku tega pada orangtua, aku diam juga kau bilang aku tak tau cara bahagiakan orang tua, akupun diam saat kau selalu bilang azab Allah akan mendatangiku. Tapi itukan dulu, tak akan ku biarkan lagi mulut manismu cakap macam itu !!!

AKu memang kurang membahagiakan orangtua, tapi setidaknya aku menyayanginya dengan seluruh yang ku punya, aku berikan semua pada satu satunya oarangtua ku, pada bapak ! Aku berikan apa yang dia minta sesegera mungkin. sampai harus berhutang kesana sini. Tidak seperti dia yang diam dan acuh mendengar keluh orangtuanya dan berkata akulah yang durhaka, durjana, lalalala..

AKu memang tidak sempurna, ketaatanku pada orangtua tak dapat kau ukur dari sudut pandangmu saja, diamku telah berbulan bulan dan melelahkan, jika kau punya telinga yang lebih lebar, kau akan tau betapa banyak yang membencimu. Bukan karna aku atau karna dia yang kau murka, tapi semua karna celoteh bapak tentangmu !

It's not ending until you can understand !
Kadang cinta memang melemahkan logika, benar katamu. Tapi kedatangannya bukan dari iblis !
Kadang sebuah kesuksesan kecil membuatmu memandang sepele kearah yang sedang jatuh, tapi takkan ku gubris, niatku untuk memeperbaiki kondisi ekonomiku dan ekonomi keluarga akan ku buat nanti didepan kedua kelopak matamu !

Wednesday, January 2, 2013

Time To Say, "i don't care anymore!"

Bukan kebencian yang akhirnya meracuni otakku untuk menjadi begini, acuh pada ini dan itu !

aku hanya sedang ingin menari sesuka hatiku, berpijar layaknya mentari, menerangi siapapun yang membutuhkan hangatku, dan siapapun boleh menghindari sinarku !




Berperang melawan arus hati, aku marah memukuli angin yang menerpaku kencang, aku menyembunyikan airmataku dideras hujan kala itu, setiap benci ku tepiskan begitu saja, ku diamkan, tak ku gubris sedikitpun !

Well, diamku terbalas pahit !

Teringat semua kawan

Saat aib aib ku kau bisikan manis kepada yang lain, aku menangis meringis menatapmu senyum meminta maaf seperti itu adalah hal biasa. Lalu ku coba lupakan !

Namun saat ada lisan yang kau sebut fatal, bukan berasal dariku, tapi sepertinya aku yang juga harus ikut meneguk rasa pahit atas rasa sakit hatimu.


Masa putih abu abu yang serba saling mengerti dan memaafkan, sepertinya hilang dari jiwa jiwa yang mulai dewasa, dan biar saja semua begini, saatnya belajar untuk menerapkan kalimat "i don't care anymore ! it's me, so love me or love me not !"

Tuesday, September 25, 2012

Kejenuhan Tingkat Nasional


Kejenuhan mulai terasa disini, menghangat lalu panas -_-

Siapa juga berdalih akulah yang benar, harus seperti ini dan ini. Sementara yang lain sibuk berbenah mengikuti ego masing-masing, aku duduk manis, menikmati semua fasilitas yang ada. Seakan aku tak mau tau, namun terlibat langsung !
Begitu saja, sampai nanti.

Hmm, mungkin aku benar, tapi sepertinya salah. Berpikir dan berpikir, mau berpikir sampai kapan ?

Aku melihat isi dompetku, masih penuh dengan kartu-kartu aneka macam, namun nihil. Tak bisa dibanggakan :(

Disana disini jenuh, rasanya ingin memeluk seseorang. Lalu menangis sampai letih. Tapi tak ada kesempatan, kan semuanya sibuk. Aku juga sudah besar, mana ada yang mau memanjakan, seperti almh mamah yang tak pernah bosan membelaiku tiap aku mau, tiap aku butuh.

Kalau aku, aku begini, aku jenuh dan diam sendiri. Tak banyak berucap nyata, senyum biasa, lalu berlalu. Sungguh, rindu ingin menangis. Namun juga ingin tertawa lepas bersama kekasih dan teman-teman. Tapi dompet ?? sama sekali gak mendukung. Fiyuh, payah dah !

Lalalala, sekarang time to listen to the music, dengerin lagu bruno mars *just the way you are* sambil bayangin yayang bruno mars nya nyanyiin ini buat aku :X



Friday, September 7, 2012

Surat Cinta Untuk Ayahku Sayang


semua semua semua akan  ku lakukan ayah, untukmu, untuk hidupmu !
cukup bagiku kesalahanku atas almh mamah semasa hidupnya..
tak mau lagi terulang..

apa yang kau mau ayah, katakan padaku !
meski sulit akan ku buat untukmu, sampai berdarahpun aku mau, takkan ku tunda !
meski itu akan membuatmu malah sedikit sesak.

ayah, keningmu tlah menggoreskan wajah usiamu.
membuatku takut jika aku menatapnya terlalu lama.
maka izinkan aku memanjakanmu dirumah, dan ku mohon jangan kau bekerja keras lagi !
bagiku cukup kesehatanmu untuk bahagiaku !

ayah, dengarkan lah aku, anak bungsu mu yang menyayangimu dalam setiap nafasnya.

meski ku hanya seorang wanita, anak bungsumu ini, akan bekerja layaknya lelaki, untukmu ayah !
meski ku hanya wanita yang tak berpindidikan tinggi, anak bungsumu ini, akan belajar layaknya sang ilmuwan yang haus ilmu, untukmu ayah !
meski ku hanya wanita manja, tak pandai melakukan pekerjaan rumah tangga, akan ku perbaiki diriku sesegera mungkin, akan ku bereskan baju-bajumu, rumah kontrakan kita, akan ku buat nyaman, untukmu ayah !

maaf untuk 20tahun aku hidup bersama mu, banyak ku lakukan salah dalam lidah dan tindakan !
sungguh ayah, hatiku tak pernah menghendakinya, egoku yang bodoh kadang membuatku khilaf !

ayahku sayang, setiap malam ku panjatkan doa untukmu..
semoga ALLAH memanjangkan waktu ku denganmu, dan didalam waktu itu, kan ku korbankan segala yang ku punya demi bahagiamu, semoga ALLAH meridhoi inginku :')

Tuesday, August 28, 2012

Ayah, Ini kan Menjadi Cambuk Semangatku


lantas kemana aku harus berlalu..
menjauh dari kicau ocehan manusia tak beradab !
lantas kemana aku harus mencari..
menemukan tempat dimana asaku dapat terurai manis !
sepertinya ini harus ku nikmati, suka atau tidak..

lihat saja nanti, akan ku beli mulut-mulut yg mengolok-olok itu..
aku disini berdiri diatas kedua kakiku sendiri, tanpa ada yang menopang ku !
maka tak ada yang ku takuti selain Rabb ku..
sekuatnya, olokan itu biar menjadi cambuk semangat ku..
bukan menjadi penciut nyali ku, sekalipun aku wanita yang berkodrat lemah..
tapi keyakinanku membabi buta, merasa hatiku kan bisa sekuat karang dilautan sana.

ayah, sebentar lagi ragamu dan ragaku lah yang tersisa dirumah kecil ini..
aku berjanji tak menangis lagi didepanmu, aku berjanji tak mengeluh lagi didepanmu !
aku berjanji untuk sabar, meneladani sikapmu yang mulia itu..

ku masih mengingat semua olokan itu dalam ingatanku,
bukan untuk mendemdam semata, ini untuk cambukan jiwa ku !

* ku ingat saat ayahku mengambil rapotku disekolah, beliau malah mendapat cacian didepan semua wali murid, sedangkan aku hanya bisa menarik nafas panjang mencoba menahan hatiku yang menangis meraung-raung..

*ku ingat saat ayahku harus meminjam uang tetangga pagi-pagi sekali. Hanya untuk memberi ku bekal ongkos sekolah, lalu aku berbohong. Ku bilang padanya, aku masih memiliki sedikit tabungan dari hasil keringatku sendiri, untung aku melihat temanku di bus umum. Lalu aku naik dan dia pasti akan selalu rela meminjamkan aku ongkos tanpa memintanya lagi.. Barakallahufiik kawan :*

*ku ingat sangat jelas, saat ayah ibuku melihat nilai-nilai rapotku yang tidak terlalu buruk, dengan bangga mereka memperlihatkan itu pula kepada saudara-saudaraku. Sedikit bangga dan iba aku menyaksikannya.

*ku ingat, saat ibu membelaiku sampai aku tertidur sambil membacakan surat-surat pendek, lalu ia tertidur pulas, dan terbangun lagi disepertiga malam, dengan penuh cinta ia bermunajat. Mendoakan segala yang terbaik bagi hidupku. Itu hutang yang tak mungkin dapat ku bayar !

*ku ingat, saat aku lulus sekolah, aku mengikuti test masuk kerja sebagai akunting, meski persyaratan disana min adalah s1, ternyata dengan sedikit nekat dan belajar, aku bisa lulus test. Dan ibuku menciumiku berkali-kali saat mengetahuinya.

ibuku sayang yang telah bersandingan dengan Allah SWT, doamu masih saja menjagaku hingga kini, meski hangat belaimu sebelum aku tidur, tak bisa lagi ku rasakan.

ayahku sayang, meski aku belum memenuhi keinginanmu untuk melihat ku mendapat gelar sarjana, aku kan berusaha dulu untuk memenuhi segala kebutuhanmu saat ini. Ku tak mau melihatmu susah lagi diusia senjamu ini !
....

Tuesday, August 14, 2012

Aku Bicara Perihal Cinta

Apabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia,
Walau jalannya sukar dan curam.
Dan pabila sayapnva memelukmu menyerahlah kepadanya.
Walau pedang tersembunyi di antara ujung-ujung sayapnya bisa melukaimu.

Dan kalau dia bicara padamu percayalah padanya.
Walau suaranya bisa membuyarkan mimpi-mimpimu bagai angin utara mengobrak-abrik taman.
Karena sebagaimana cinta memahkotai engkau, demikian pula dia
kan menyalibmu.

Sebagaimana dia ada untuk pertumbuhanmu,
demikian pula dia ada untuk pemangkasanmu.
Sebagaimana dia mendaki kepuncakmu,
dan membelai mesra ranting-rantingmu nan paling lembut yang bergetar dalam cahaya matahari.

Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu,
dan mengguncang-guncangnya di dalam cengkeraman mereka kepada kami.
Laksana ikatan-ikatan dia menghimpun engkau pada dirinya sendiri.
Dia menebah engkau hingga engkau telanjang.
Dia mengetam engkau demi membebaskan engkau dari kulit arimu.
Dia menggosok-gosokkan engkau sampai putih bersih.
Dia merembas engkau hingga kau menjadi liar;
Dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya.
Sehingga engkau bisa menjadi roti suci untuk pesta kudus Tuhan.
Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta,
supaya bisa kaupahami rahasia hatimu,
dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan.

Namun pabila dalam ketakutanmu,
kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta.
Maka lebih baiklah bagimu,
kalau kaututupi ketelanjanganmu,
dan menyingkir dari lantai-penebah cinta.
Memasuki dunia tanpa musim tempat kaudapat tertawa,
tapi tak seluruh gelak tawamu,
dan menangis,
tapi tak sehabis semua airmatamu.

Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri,
dan tiada mengambil apa pun kecuali dari dirinya sendiri.
Cinta tiada memiliki,
pun tiada ingin dimiliki;
Karena cinta telah cukup bagi cinta.

Apabila kau mencintai kau takkan berkata,
TUHAN ada di dalam hatiku,
tapi sebaliknya, “Aku berada di dalam hati TUHAN”.
Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta,
sebab cinta,
pabila dia menilaimu memang pantas,
mengarahkan jalanmu.

Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya.
Namun pabila kau mencintai dan terpaksa memiliki berbagai keinginan,
biarlah ini menjadi aneka keinginanmu:
Meluluhkan diri dan mengalir bagaikan kali,
yang menyanyikan melodinya bagai sang malam.

Mengenali penderitaan dari kelembutan yang begitu jauh.
Merasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tenung cinta;
Dan meneteskan darah dengan ikhlas dan gembira.
Terjaga di kala fajar dengan hati seringan awan,
dan mensyukuri hari haru penuh cahaya kasih;
Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap;
Kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur;
Dan lalu tertidur dengan doa bagi kekasih di dalam hatimu,
dan sebuah gita puji pada bibirmu.


Khalil Gibran

Wednesday, July 18, 2012

Belajar Ikhlas

Sempet ngerasa sumpek akhir-akhir ini, bosen sama tumpukkan kerjaan yang makin bertambah tiap hari. Bosen sama permintaan-permintaan aneh yang belum jelas itu kewajibannya siapa?!! Bosen netesin airmata setiap sampe dirumah harus liat mamah yang terbaring lemah dan bapak yang keliatan sangat lelah. Pokoknya semuanya ngebosenin plus menyedihkan, rasanya aku kayak aktris sinetron yang kebanyakan masalah dan tetap manis :D *hooak leboooy

Pikiran semrawut ini alhasil bikin gak mood, dan semua kerjaan terbengkalai, makin banyak dan makin riweh. Aku jelas dong ga mau ini terus berlanjut, alhasil ku putuskan buat bikin kopi, dan mikirin jalan keluarnya untuk beberapa waktu.

Eng ing eng, ALLAH emang Maha Baik deh, terlintas langsung jelas sejelas jelasnya tentang petuah beberapa orang hebat kepadaku :
  • Bapakku : Kalau pekerjaan itu jangan dipikir sebagai beban, dan jangan dipikirin. Tapi dikerjain, kalao dipikirin aja, gak bakalan selesai-selesai. Inget kudu ikhlas
  • Pak Bono : Fii, buang jauh-jauh rasa ingin dilihat, rasa ingin dihargai. Kamu kerja aja sebaik mungkin. Kalau manusia itu emang tempatnya lupa, jadi lumrah saat mereka melupakan andil kamu, tapi ALLAH gak mungkin lupa sama andil kamu. Yang penting kerja ikhlas, dan jangan sampe lupa lah ibadah tuh ikhlas, jangan do'a aja banyak. Tapi ibadahnya asal :D
  • Manager ku : emang fi, gak semua usaha kita akan menghasilkan sama persis dengan yang kita harapkan, tapi fi, coba rasain kenikmatan setelah kerjaan riweh itu kelar. Nikmat dihati fi, ikhlas itu indah loh.
Hmm, ,
Ternyata yang membuat kerjaan ku semrawut adalah karena aku mikir bego, "yaampyuuun padahal kerjaan ku banyak, yang ku kerjain banyak, tapi masih aja kurang mulu. Dan masih aja aku gak sal*** nya gak nambah-nambah.. padahal kerjaan temenku yang sepele lebih gede sal*** nya.."

Huuu,, payah deh nih alfia unsah, belom apa-apa udah ngeluh..
I must move on, stop ngeluh-ngeluh ga jelas, stop banding-bandingin sal***.. Toh ALLAH udah ngatur semuanya, pasti rencana ALLAH jauh lebih indah dari khayalan lebay aku.. :')

contoh ni teh nini, keikhlasan teh nini, yang "waw" banget banget banget.. 


Salam Ukhuwah !

Monday, July 16, 2012

Story About Teach



New Story..
Aku baru saja mendapatkan penawaran hebat kemarin lusa :)
Tawaran yang selama dua tahun belum ku dapatkan lagi, a mom said to me, "vii, bisa tolong ya vi, anakku mau ujian, ajarin ya vi klo kamu pulang kerja aja"..

Hah?? sebentar diam, menepuk pipi, and i said "ooh oke bu, besok aku kerumah ibu deh kita obrolin dulu ya bu besok malam sambil ngupi-ngupi,,hehe"..

jawabanku seloww tapi aslinya dihati menyani riang banget *siik-asiik siik-asiik :D


Sebenarnya aku juga bingung mau benar benar menerima tawaran hebat ini atau atau menolaknya halus. Masalahnya kerjaanku sekarang buaanyak tenan, gak jarang aku harus pulang malem, dan bikin myprience cembetut karenanya. Alhasil, ku putuskan untuk minta saran sama orang-orang yang ku sayang, bapak dan myprience. Dan aku takjub banget, mereka mendukungku :')

Mengajar itu adalah aktivitas yang ku jalani sejak aku duduk di bangku SMP. Waktu itu ada anak tetangga ku yang gak mau belajar sama sekali. Dan anehnya si anak itu jujur polos sama ortunya, "pokoknya aku mau belajar kalo kak fia yang ajarin !!!!". Nah loh, ternyata aku dulu punya penggemar dari kalangan bocah yah.. hehe

Dan mengajar privat itupun berlanjut sampai aku SMK, tapi sayang mau gak mau sebelum aku ujian aku menghentikan semua kegiatan mengajarku. Takut gak lulus :'(
Aku punya alasan kuat kokoh dan tegar mengapa aku cinta ngajar, this is it :
  • Kalau liat senyum dan tawa anak-anak itu ampuh ilangin stres
  • Kalau liat nilai si anak jelek, itu macu adrenalin buat umpetin dari ortunya dan buat support si anak biar remed dengan nilai "waw"
  • Kalau liat nilai si anak bagus, itu ngebuang galao jauh-jauh
  • Kalau ada pelajaran si anak yang kita gak ngerti, mau gak mau kita harus pelajarin dan alhasil bikin kita makin berwawasan.
  • Dan masih buaaanyaaaak lagi hal hal menyenagkan dan mengharukan serta menghurakan :D

Cuma ini saja yang mau aku share hari ini, semoga bermanfaat :)

Salam Ukhuwah !

Thursday, February 9, 2012

i Love you so much, bapakku sayang

bapak ku sayang yang sudah renta,,
masih saja semangat bekerja untuk sekedar membuktikan bahwa ia berguna untuk keluarganya..
peluh keringatnya tiap hari, tak menggoyahkan niatnya untuk membahagiakan ibuku, aku, dan kakakku..
beliau tak pernah bosan menasehatiku, meski acapkali aku tidak terlalu memperhatikannya..
beliau tak pernah lelah memperhatikanku, sampai urusan perutku pun beliau perhatikan..
beliau tak pernah mengeluh menjagaku, saat aku sehat maupun sakit..
aku sangat menyayanginya !!!

perkataan ayahku semalam, sekejap membuatku terhempas dari ketenangan..

ayah berkata,
"nak, bukannya bapak mendo'akan, bukannya bapak berharap, tapi bapak ini kan sudah tua, bapak titp pesen sama kamu, kalau nanti tiba-tiba bapak jatuh gak sadarkan diri, jangan bawa bapak ke rumah sakit ya, bapak ga mau, bukan masalah biaya nak, tapi bapak cuma ga mau meninggal dirumah sakit, bapak maunya kalau meninggal dirumah aja, bisa ngumpul dulu sama semua keluarga dan saudara-saudara.."



bapak..
dede, kak eci, mamah.. kita sayang sama bapak :')
tapi jujur, sedih denger bapak ngomong gitu :'(


Salam Ukhuwah !