Get me outta here!

Tuesday, August 28, 2012

Ayah, Ini kan Menjadi Cambuk Semangatku


lantas kemana aku harus berlalu..
menjauh dari kicau ocehan manusia tak beradab !
lantas kemana aku harus mencari..
menemukan tempat dimana asaku dapat terurai manis !
sepertinya ini harus ku nikmati, suka atau tidak..

lihat saja nanti, akan ku beli mulut-mulut yg mengolok-olok itu..
aku disini berdiri diatas kedua kakiku sendiri, tanpa ada yang menopang ku !
maka tak ada yang ku takuti selain Rabb ku..
sekuatnya, olokan itu biar menjadi cambuk semangat ku..
bukan menjadi penciut nyali ku, sekalipun aku wanita yang berkodrat lemah..
tapi keyakinanku membabi buta, merasa hatiku kan bisa sekuat karang dilautan sana.

ayah, sebentar lagi ragamu dan ragaku lah yang tersisa dirumah kecil ini..
aku berjanji tak menangis lagi didepanmu, aku berjanji tak mengeluh lagi didepanmu !
aku berjanji untuk sabar, meneladani sikapmu yang mulia itu..

ku masih mengingat semua olokan itu dalam ingatanku,
bukan untuk mendemdam semata, ini untuk cambukan jiwa ku !

* ku ingat saat ayahku mengambil rapotku disekolah, beliau malah mendapat cacian didepan semua wali murid, sedangkan aku hanya bisa menarik nafas panjang mencoba menahan hatiku yang menangis meraung-raung..

*ku ingat saat ayahku harus meminjam uang tetangga pagi-pagi sekali. Hanya untuk memberi ku bekal ongkos sekolah, lalu aku berbohong. Ku bilang padanya, aku masih memiliki sedikit tabungan dari hasil keringatku sendiri, untung aku melihat temanku di bus umum. Lalu aku naik dan dia pasti akan selalu rela meminjamkan aku ongkos tanpa memintanya lagi.. Barakallahufiik kawan :*

*ku ingat sangat jelas, saat ayah ibuku melihat nilai-nilai rapotku yang tidak terlalu buruk, dengan bangga mereka memperlihatkan itu pula kepada saudara-saudaraku. Sedikit bangga dan iba aku menyaksikannya.

*ku ingat, saat ibu membelaiku sampai aku tertidur sambil membacakan surat-surat pendek, lalu ia tertidur pulas, dan terbangun lagi disepertiga malam, dengan penuh cinta ia bermunajat. Mendoakan segala yang terbaik bagi hidupku. Itu hutang yang tak mungkin dapat ku bayar !

*ku ingat, saat aku lulus sekolah, aku mengikuti test masuk kerja sebagai akunting, meski persyaratan disana min adalah s1, ternyata dengan sedikit nekat dan belajar, aku bisa lulus test. Dan ibuku menciumiku berkali-kali saat mengetahuinya.

ibuku sayang yang telah bersandingan dengan Allah SWT, doamu masih saja menjagaku hingga kini, meski hangat belaimu sebelum aku tidur, tak bisa lagi ku rasakan.

ayahku sayang, meski aku belum memenuhi keinginanmu untuk melihat ku mendapat gelar sarjana, aku kan berusaha dulu untuk memenuhi segala kebutuhanmu saat ini. Ku tak mau melihatmu susah lagi diusia senjamu ini !
....

2 comments: