Get me outta here!

Wednesday, January 18, 2012

Terima Kasih Cintaku

Jalinan indah antara kau dan aku, telah memperlihatkan aku dengan sangat jelas. Betapa indah dunia saat hatiku terpaut cinta, betapa mampu kusapu derita yang berserakan dalam hidupku. Sadarkah kau? Kau telah hadir dalam hidupku yang hampir benar-benar hancur, lama tersiksa karena pengkhianatan cinta pertamaku, lelah tercekam duka berbulan-bulan, dan kaupun datang, kau sulap pedih hati menjadi benih cinta, benih cinta yang teramat berharga.

Rasa yang ada memaksaku untuk selalu bahagia, tak sekedar berpura-pura senyum saat hati terluka, tak hanya berlaga kuat saat hati menangis sendu. Inilah hasil dari bibit cintamu, cinta yang telah mengubah benci jadi sayang, yang mengubah pahit terasa manis, yang mengubah airmata menjadi simpul senyum. Aku hampir tak percaya, tapi ini memang nyata, sejak kau hadir dalam hidupku sayang, aku mampu bertahan dalam derita. Aku masih bisa tersenyum ikhlas saat dalam kondisi miskin, aku masih bisa menahan sakit saat berbagai penyakit merongrong tubuhku, bahkan aku masih bisa tersenyum dan ikhlas menikmati hidup, meski cobaan terkadang begitu banyak datang menggoda iman.
Merajut kisah bersamamu adalah hal terindah dalam hidupku, kau membuatku merasakan betapa manisnya iman, kau dengan sangat berani, mengusir semua gundah gulanaku. Hingga kini yang tersisa hanyalah cinta. Yang mengikat aku denganmu menjadi satu, yang mengekalkan kasih dalam panutan munajat yang syahdu. Indah cinta semakin terasa saat kau brikrar, bahwa kau akan setia mendampingiku, bersedia menerima kurang dan lebihku, sampai darahku ini bosan mengalir.

Terima kasih kekasihku sayang, kau yang tak pernah bosan menghapus airmataku, setiap kali kesedihan menyelimutiku, kau yang tak pernah letih mengingatkanku, saat aku khilaf dalam keterbatasan akhlakku, kau yang selalu rajin mengajakku ibadah dan bekerja, saat malas hampir memenuhi diriku, aku sungguh menyayangimu, dan terlalu mengasihimu, hingga sekeras dan sehebat apapun segala sesuatu yang menghambat kita, maka denganmu lah aku akan kuat menghadapinya, dan disini aku masih setia mendampingimu juga, dalam genggaman kasih yang kau serahkan untukku. Ana uhibbu ilaika daiman ya habibii :')

Semoga bermanfaat :)

Salam Ukhuwah !

0 comments:

Post a Comment