Aku dipersimpangan jalan,
Berkutat dengan rasa yang kuat..
Aku ingin pulang ke pelukmu,
Tapi aku kehilangan petaku..
Lantas bagaimana lagi melangkah ?
Tiap langkah tak pasti ini menuju kearah tak pasti..
Apa mungkin jurang ? atau malah taman ?
Entahlah, katamu melangkah lebih baik dari pada berdiam disatu tempat..
Tapi aku kelelahan, aku butuh asupan hangatmu..
Sayang kau hilang dari pandangan, pergi dan menjauh..
Dan aku tetap disini, karna mungkin kau kembali..
Dan mengingat alasanmu menyayangiku..

Hai Alfia,
ReplyDelete